Kurikulum Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Cenderawasih, telah mengalami beberapa kali peninjauan dan penyempurnaan sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008. Kurikulum yang saat ini diterapkan merupakan kurikulum periode 2024–2028 yang disusun melalui proses lokakarya pada bulan September 2023 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk akademisi, praktisi, alumni, dan pengguna lulusan.
Kurikulum ini dikembangkan dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM). Oleh karena itu, struktur kurikulum dirancang untuk memastikan ketercapaian kompetensi lulusan yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan umum dan khusus, serta sikap profesional dalam bidang hubungan internasional.
Selain responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika global, kurikulum ini juga mengakomodasi kekhasan lokal sebagai bagian dari identitas akademik program studi. Berdasarkan masukan dari para pemangku kepentingan, kurikulum ini memperkenalkan sejumlah mata kuliah penciri, antara lain Isu Lingkungan Papua dan Global serta Papua dalam Konteks Global, yang mencerminkan integrasi perspektif lokal dalam kerangka studi hubungan internasional.
Secara keseluruhan, beban studi yang harus diselesaikan oleh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional adalah sebesar 146 SKS, yang terdiri atas Mata Kuliah Wajib Universitas, Mata Kuliah Wajib Fakultas, dan Mata Kuliah Wajib Program Studi, serta didukung oleh skema pembelajaran yang memungkinkan implementasi kegiatan MBKM.
https://docs.google.com/document/d/1zakMH0KV9eJ11UAWQdxVONHcyHbWVVus/edit
